1. Apa sih Adobe InDesign ?
2. Memahami kerangka majalah
3. Memahami jenis-jenis majalah
4. Memilih tema majalah
5. Membuat file master
6. Membuat master styles lead , text , kutipan dan caption
7. Perancangan tata letak
InDesign adalah nama baru dari PageMaker. Jadi kesimpulannya, InDesign lebih bagus daripada PageMaker karena InDesign merupakan versi terbarunya. Beberapa aplikasi yang biasa digunakan oleh para desainer dalam merancang tata letak, diantaranya adalah, Adobe PageMaker, QuarkExpress, dan Adobe Indesign tentunya dibantu oleh bapaknya software desain Adobe Photoshop. Khusus untuk QuarkExpress biasanya lebih banyak digunakan di Perusahaan media yang sudah besar, yang sudah langsung terhubung dengan mesin cetak .
Pada intinya, dari ketiga aplikasi yang disebutkan diatas, fungsinya sama, hanya berbeda di tools nya saja . Adobe Indesign misalnya,. Untuk software yang satu ini, memiliki tools yang lebih lengkap, dan memungkinkan pengguna membuat objek berbasis vektor, tentunya fitur seperti ini tidak kita jumpai di adobe PageMaker.
Majalah memiliki banyak komposisi dan tidak boleh terabaikan, yaitu :
1. Hadline/ Judul
2. Subjudul
3. Lead
4. Teks
5. Title
6. Caption
7. Quote
8. Upperdeck
Keterangan :
Hadline/ Judul : berfungsi sangat fital, karena hal pertama yang dilakukan oleh pembaca adalah dengan melihat judul.
Subjudul : Judul kecil dibawah judul utama
Lead : bagian penting dari suatu berita . Letaknya di bagian paling atas, setelah judul dan dateline , fungsi dari lead adalah untuk menyentak pembaca, sebagian untuk menggelitik rasa ingin tahu pembaca , dan yang lain untuk mengaduk imajinasi pembaca.
Teks : Kesuluruhan artikel.
Caption : Keterangan untuk gambar.
Quote : Petikan yang diambil dari artikel yang dianggap penting, biasanya diletakan di tengah tengah artikel
Upperdeck : terletak diatas Headline, biasanya digunakan untuk nama orang.
Contoh kerangka majalah, perhatikan gambar berikut :
Majalah memiliki segmen dan target audience yang berbeda beda, style dari majalah itupun akan berbeda, antara majalah ekonomi dengan majalah lifestyle yang memang khusus di jual untuk umum?
Sebagai contoh salah satu majalah dengan segmen kaum metropolis, BAZAR misalnya, perbedaan itu akan sangat mencolok sekali ketika kita sandingkan dengan majalah politik, TEMPO salah satunya, dan pasti kamu akan temukan dimana perbedaanya, ialah terletak pada penggunaan jenis font, dan permainan typografi serta penggunaan warna.
Ketika kamu membaca majalah BAZAR atau FREEMAGAZINE , kamu akan temui eksplorasi imajinasi yang habis habisan nanum tetap tertata rapi, berbeda dengan TEMPO disana akan kamu temui komposisi yang sedikit rada kaku dan monoton, karena memang target audience nya berbeda.
Kita lihat perbedaan majalah dengan segmen yang berbeda ini :
Layout pada majalah fashion cenderung tidak beraturan dan tidak terpaku pada ketetuan garis tepi maupun kolom, dan meski begitu tetap saja enak di baca dan eye catching
Khusus untuk majalah dengan segmen orang tua, akan terlihat struktur layout yang tegas dan jelas, dan keseluruhan dari layout tersebut akan sama stylenya
Membuat layout master . Pengaturan besar kecilnya huruf, kolom, serta garis tepi (margin) . Berikut ketentuannya :
Headline : 30 Point, adalah angka minimal, selebihnya bisa kelipatan 5, sampai dengan 60 Point, bisa lebih, tergantung kebutuhan majalah, (namun standarnya seperti itu, 30-60).
Kutipan : 17 Point
Lead : 14 Point
Teks : 10 Point
Caption : 8 Point
Margin
Top /Atas : 27.5 mm
Botom /Bawah : 20 mm
Inside/Dalam : 15 mm
Outside/Luar : 15 mm
Standar kolom untuk majalah dengan ukuran A4 biasanya 3 dan 4 kolom atau bahkan lebih tergantung panjang pendeknya artikel, namun untuk layout dengan gaya minimalis, biasanya kolom tidak terlalu di perlukan, dalam arti tidak mengacu kepada jumlah kolom.
Membuat file master . Sebelum membuat file master , terlebih dahulu memisah-misahkan antara file gambar , teks dll didalam folder yang berbeda .next ,
- Buka Adobe InDesign
- File > New > New Document : akan muncul Box seperti dibawah ini dan ubah nilainya menjadi
Kemudian klik OK,
kita sudah memiliki 24 halaman area kerja yang akan kita gunakan dalam merancang majalah. Kita juga bisa menambah atau mengurangi jumlah halaman sesuai dengan kebutuhan, namun jumlah halaman haruslah genap, hal ini untuk memudahkan proses cetak nantinya.
Gambar di bawah ini merupakan tampilan erea kerja Indesign yang nilainya sudah kita atur.
Selanjutnya kita membuat master style. Masih ingat tentang Kerangka Majalah, yaitu meliputi Headline, Lead, Teks, Kutipan dan Caption, Tugas kita sekarang adalah membuat style kerangka tersebut.
- Window > Styles > Paragraph Styles
Setelah muncul Box Paragraph Styles, buatlah style baru dengan meng klik ikon Create New Style, berbentuk kotak kecil, akan muncul Style baru bernama Paragraph Style 1 kemudian klik ganda dan akan muncul box Paragraph Styles Option,
Lakukan pengaturan pada Basic Character Format dengan komposisi sebegai berikut :
Kemudian klik OK. Cek pada box paragraph style, kita sudah memiliki style baru bernama Headline.
Sekarang kita test style Headline yang baru saja kita buat, dengan menuliskan Teks Judul, misalanya “ Berkunjung ke negeri diatas Awan” lalu seleksi teks tersebut kemudian klik Headline pada box paragraph style, jika sukses teks tersebut akan berubah otomatis, mengikuti headline yang sudah kita tentukan nilainya tadi.
Dan hasilnya seperti gambar dibawah ini.
Headline yang dibuat menggunakan Headline Style, dia akan berubah dengan otomatis.
- Window > Style > Paragraph Style
Buat style baru pada kotak Paragraph Style, kemudian Klik ganda Paragraph Style 1 dan lakukan pengaturan pada Basic Character Format dengan komposisi sebegai berikut :
Kemudian klik OK.
Jika berhasil anda akan meiliki dua Master Style yaitu Headline yang sudah kita buat sebelumnya dan Lead, yang beru saja kita buat.
Selanjutnya buatlah Master Teks, Kutipan dan Caption. Menggunakan langkah-langkah yang sama, pada Basic Character Format, atur komposisinya menjadi seperti ini.
Untuk Pengaturan Master Style Teks
Style Name : Ganti dengan nama “ Teks”
Font Family : NewsGoth BT [ bila sudah terinstal] kalao belum sobat bisa pakai alternatif font
Fon style : Regular
Size : 10 point { Merupakan standar untuk teks pembuatan majalah, bisa juga 9 Point. Biasany nilai dari penggunaan teks untuk majalah ini tidak pernah lebih dari 11 Point
Leading : 11.5 point
Untuk Pengaturan Master Style Kutipan
Style Name : Ganti dengan nama “ Kutipan”
Font Family : NewsGoth BT [ bila sudah terinstal] kalao belum sobat bisa pakai alternatif font
Fon style : Bold
Size : 16 point
Leading : 18 point
Untuk Pengaturan Master Style Caption
Style Name : Ganti dengan nama “ Caption”
Font Family : NewsGoth BT
Fon style : Italic
Size : 8 point
Leading : 9.5 point
Nah jika sudah selesai, kita akan memiliki lima Master Style.
Setelah selesai membuat Master Style, coba kita test kelima Master Style tersebut, berikut adalah hasilnya:
![]() |
| Hasil dari penggunaan Master Style |
![]() |
| Halaman Master |
-Type > Insert Special Caracter > Markers > Curent Page Number
Agar tidak membosankan dan terlihat monoton, kita bisa mengedit penomoran halaman tersebut, dengan mengatur jenis dan ukuran font, dan menambahkan beberapa atribut.
Gunakan Font Newsgoth BT seperti pada pembuatan Master Lead dan tambahkan beberapa atribut lagi di samping nomor halaman , misalnya nama majalah, dan edisi.
Nah kita sudah selesai membuat master halaman, selanjutnya kita kembali ke jalaman kerja indesign dan kita lihat hasilnya.
Agar lebih mudah dalam pengerjaan majalah ini, sebaiknya anda olah terlebih dahulu materi berupa gambar, seperti yang sudah saya sebutkan dalam artikel yang lalu, gambar yang akan kita gunakan dalam perancangan majalah ini haruslah berformat CMYK, warna yang mendukung untuk proses pada mesin cetak offset.
Selain itu anda harus menggunakan gambar dengan format diantaranya JPG, TIFF, EPS, [Pilih salah satu] namun saya lebih sering menggunakan format EPS, alasannya adalah dibanding dengan format JPG dan TIFF adalah, EPS lebih ringan" maksudnya tidak membuat komputer kita menjadi berat saat kita menyisipkannya pada adobe Indesign.
Cara Upgrade Windows 8 Menjadi Windows 8.1 Pro GratisSelanjunya ubahlah terlebuh dahlu semua format emage/gambar pada Adobe Photoshop menjadi CMYK dan ubah resolusinya menjadi 300 dpi ( Khusus untuk gambar berwarna) dan jika majalah yang akan anda buat nantinya memiliki halaman BW/ Blcak and White, anda juga harus mengubahnya menjadi gambar dengan format BW/Greyscale , khusus untuk gambar BW ini, cukup dengan resolusi 200 dpi.
Buka adobe Photoshop kemudaian pilih gambar yang akan kita rubah formatnya
-File > Open >
jika gambar anda sudah muncul langkah selanjutnya adalah
-Image > Mode > CMYK
lihat pengaturan pada gambar berwarna ini.
jika gambar anda sudah muncul langkah selanjutnya adalah
-Image > Mode > CMYK
lihat pengaturan pada gambar berwarna ini.
-Image > Size >
Pada kota dialog Emage Size ubah Resolusinya menjadi 300
Untuk mengubah gambar menjadi BW langkahnya sama, anda hanya tinggal memilih Greyscale, dan mengubah nilai resolusinnya menjadi 200 dpi.
Lakukan langkah langkah seperti tersebut pada semua gambar yang akan anda sisipkan di artikel majalah anda nantinya.
Baiklah kita akan langsung saja kepada praktek perancangan tata letak majalah.
Pertama Bukalah Adobe Indesign anda dan buka master majalah yang sudah kita buat pada tutorial sebelumnya tentang membuat Layout Master.
Langkah Kedia yaitu memasukan artikel kedalam indesign, dengan menggunakan fasilitas Place yang tersedia pada menu indesign.
-File > Place
Pilih dokumen yang sudah kita siapkan, kali ini saya menggunakan artikel yang sudah saya copi dari Web majalah Garuda, berjudul Balis Cultural Sanctuary yang sudah saya masukan kedalam MS word dengan format RTF.
Lakukan langkah langkah seperti tersebut pada semua gambar yang akan anda sisipkan di artikel majalah anda nantinya.
Pertama Bukalah Adobe Indesign anda dan buka master majalah yang sudah kita buat pada tutorial sebelumnya tentang membuat Layout Master.
Langkah Kedia yaitu memasukan artikel kedalam indesign, dengan menggunakan fasilitas Place yang tersedia pada menu indesign.
-File > Place
Pilih dokumen yang sudah kita siapkan, kali ini saya menggunakan artikel yang sudah saya copi dari Web majalah Garuda, berjudul Balis Cultural Sanctuary yang sudah saya masukan kedalam MS word dengan format RTF.
Selanjutnya letakan artikel tepat pada sudut kolom atas, anda akan mendapati format yang masih utuh, seperti pada halaman Ms. Word, ( Abaikan saja dahulu)dan pastikan bahwa semua artikel sudah masuk semua kedalam kolom.
Klik pada tanda Plus (+) tersebut, dan letakan kembali artikel pada sudut atas kolom yang berada di sebelahnya.
Begitu seterusnya sampai tanda plus pada artikel tersebut hilang, ( jika sudah tidak ada tanda plus + berarti seluruh artikel sudah habis, sudah tidak ada yang tersembunyi.
Sekarang kita lihat pada tamilan penuh, tekan Control+0 kita memiliki artikel hingga menjorok ke halaman sampingnya, itu artinya artikel akan memakan 2 halaman majalah. Kita lihat screenshootnya.
Nah kita baru saja selesai memasukan artikel kepada area kerja indesign, dengan format margin dan besar huruf yang belum berubah seperti ketika masih di dalam Ms. Word. Dan masih terlihat sangat renggang, jika kita perhatikan teks pada majalah tersebut masih berantakan dan belum sesuai dengan ketentuan format majalah.
Untuk menangani masalah itu, kita akan mengolahnya dengan menggunakan master style yang sudah kita buat sebelumnya.
Namun sebelumnya pahami dahulu struktur teks berikut ini. Teks dari kolom satu sampai klom 4 yang terletak di halaman sebelahnya tidaklah terputus.
Jadi saat kita memotong beberapa teks, otomatis teks akan bergeser.
Selanjut kita akan mengubahnya dengan menggunakan Master Style Teks Yang sudah kita buat seblumnya,
Seleksi semua artikel dengan tool “ T” pada tool Box klik pada artikel kemudain tekan
-Ctrl+A
Pada kotak paragraf styles plilih Master Style = Teks
Teks akan berubah dengan otomatis dan menjadi lebih kecil sesuai dengan pengaturan pada master style teks.
Namun kita akan tetap menggunakan 2, karena kita akan meletakan gambar pada teks tersebut, pengaturan judul yang lebih besar juga akan makan tempat.
Disini kita membutuhkan imajinasi , dimana kita akan bermain main dengan teks yang lebih sedikit, namun harus diatur agar pas untuk 2 halaman dan tidak menyisakan ruang-kosong.
Selanjutnya agar lebih mudah dalam pengaturan teks ini, sebaiknya kita letakan teks ditengah halaman.
Gunakan Selection tool pada toolbox dan dekatkan kursor pada titik segi empat yang berada pada tengat atas artikel hingga membentuk dua anak panah
Sambail menekan tombol Control tarik artikel tersebut kebawah pada setiap kolom hingga sejajar, perhatikan agar tidak sampai keluar kolom. Hal ini akan membuat artikel secara otomatis menjadi terlihat lebih sedikit, dan akan terdapat panta + (plus) merah, klik pada tanda plus + tersebut dan letakan kembali pada kolom yang masih kosong.
Selanjutnya kita akan memasukkan gambar.
Plih File> Place > dan pilih gambar yang akan kita masukan pada artikel
Lihat hambar berikut.
Selanjutnya kita akan mengedit Judul, Cut dan pate artikel yang akan kita jadikan judul , seleksi artikel yang akan kita potong kemudian Tekan tombol
-Ctrl+C dan Ctrl+ V
Seleksi teks judul yang baru kita potong, pada kondisi teks terleksi,pilih master style Headline pada kota Paragraph Styles.
Dan hasilnya akan menjadi seperi ini.
Selanjutnya kita potong lagi teks untuk lead, dan paste pada areal yang berbeda, mislanya diluar halaman indesign, kalo sudah jadi teks lead baru kita masukan kembali pada halaman kerja indesign, atau anda juga dapat terlebih dahulu menurunkan artikel body teks, untuk ruang lead.
Paste pada area yang sudah kita kosongkan tadi dan gunakan Master Syles Lead pada kotak paragraf styles.
Coba lihat halaman keseluruhan tata letak, lihat pada akhir artikel jika ada tanpa + [plus} merah berarti masih ada teks yang tersembunyi di dalamya. klik pada tanda +{plus} merah tersebut dan letakan lagi pada kolom yang masih kosong.
Pilih File > Place, dan pilih gambar yang akan kita masukan.
Potong salah satu paragraf yang kita rasa cocok untuk dijadikan bahan kutipan, kemudian paste pada tempat lain di luar area kerja.
Selanjutnya kutipan yang sudah jadi, letakan pada ruang kosong di dalam artikel majalah tadi.
Kemudian tekan Ctrl + alt + R akan muncul kotak dialog drop cap, isi nilainya menjadi 3 atau empat.
Kita sudah berhasil membuat drop cap pada majalah kita. lihat hasilnya.
Terimakasih Semoga Bermanfaat...Source
Baca Juga Artikel Tentang :


















































Membantu sekali. Terima kasih
ReplyDelete